Senin, 30 Mei 2011

MK 3butes "The Everlasting Night"


pas di konsernya yaiyalah


cahaya surga, wanita surga(?) amin



dipanggil ke depan, bingung mau ngapain(?)


oke ga banget -_- fail



di backstage malah foto-fotoan ada dokum 3butes sih *lirik rina


MK MK MK, M Musik K Klasik TIGA!

spesial thanks to:
1. Keluarga besar Musik Klasik 3
2. Keluarga
3. Ibc9k
4. #sepatu #anginpasat
5. Rinaldi Anwar
6. Keluarga besar sma negeri 3 bandung
7. Mang angkot kalapa dago(?)

*kaya ngapain aja .___.

Kamu yakin, kamu bisa, kamu siap!

Halo teman! Saat ini sudah malam, ikan bobo(?) aku disini di kursi malem-malem mau ngebagi motivasi-motivasi dan kisi2 gimana cara buat ngadepin UAS (Ujian Akhir Sih) #eh. Jadi tadi pagi aku udah girang-girang hari ini bakal pulang cepet, wuhu~

"Ben, hari ini aku pulang cepat!!!!"
"Hati-hati fen, nanti ga jadi pulang cepet kaya aku."
"Obener ._."

Waktu pun berlalu sangat cepat secepat angin pasat, wush~ hari ini hari terakhir sebelum libur panjang!!! (ngga panjang-panjang amat sih). Kami menghitung angket, kami memeriksa nilai fisika, kami belajar matem, biologi mengenai fanjay(?) dan sejarah bersama pak usep tercinteh. Kami juga mengisi angket dari bu sri! sungguh hari yang penuh kami(?).

Saat waktu senggang, aku beben sama nadi a ke perpus niatnya sih ngumpulin elektro ke ibu perpus (kasian, aku lupa namanya siapa. untung bukan jualan ayam, nanti jadi ibu ayam). Eh kami pun melirik komputer perpus yang touch screen yang tampak bersinar terang, sinyoku(?). Akhirnya kami pun mencoba membuka internetnya! Tangan ini berasa gamau dicuci, bekas megang layar touch screen yg super gede. Kami pun membuka blog masing2 dan akhirnya membaca cerpen kopal yang bikin guling-guling =)) bantal-bantal dan kasur-kasur. Akhirnya balik lagi, eh udah ada bu erni, hai ibu ;;)

Bel pun berbunyi(?) cepet banget. TENG. Liat hp, jarkom kpa, jarkom, ye(?). Kumpul di aula jam 3 buat ngomongin kelompok belajar! alhasil yg dtg dt2 cuma aku, mbason (yg aksel dan udh ga uas berarti), livy, dan mirna (yg sedikit telat karena ulangan). Jadi, kami diberi motivasi nih dr teh listi! ada teh miri juga dan teh billa :-D oke ini mungkin kesimpulan yg aku dapet dari acara tadi.

PERSIAPAN MENGHADAPI UAS (UJIAN AKHIR SIH) #EH #KEKEUH #FAIL

Apa yang kamu rasakan saat ingin menghadapi uas?
Takut remed? takut nilai jelek? takut ip turun? takut SP?!!!
Memang itu hal yang manusiawi. Tapi apakah kamu sadar? Blm juga kita menghadapi sesuatu kita sudah takut duluan dan menjadi ragu-ragu untuk menghadapinya. Hal seperti itu harus dihindari!

1. Apa kamu pernah gagal? Drop atau ngerasa down? Gue juga pernah gitu. Tapi apakah kamu sadar? Semua kegagalan adalah proses evaluasi yang kita lalui. Obener. Dari setiap proses tersebut, kamu bisa memperbaiki diri. Dimana sih letak kesalahan kita, lalu kita perbaiki hap hap hap(?). Kita harus bangkit! Tak ada manusia yang terlahir sempurna~ Kita pasti bisa :)

2. Mulailah untuk lebih selektif terhadap sesuatu. Misalnya, saat menghadapi uas jangan panik duluan hehe aku kadang begitu. Tapi talk less do more! No more sugar, say no to drugs #naonsih. Misal, di pelajaran fisika kan banyak materinya, coba pikirkan materi mana yg blm kita kuasai baik-baik, misalnya ttg getaran harmonis sederhana aku pisan sih #malahcurhat. Nah, coba manfaatkan waktu yg ada untuk belajar ttg materi itu, diskusikan dgn teman dan banyak berlatih soal-soal. Yg materi lain tinggal mengulang, jd waktu tidak terbuang sia-sia di wc(?).

3. Buatlah belajar itu bukan menjadi suatu KEHARUSAN tetapi buatlah menjadi KEPERLUAN kita. Karena kita butuh, karena kita perlu, karena kita terus bergerak #eh #iklan. Seperti kita makan, kita makan karena kita perlu. Jd menurut aku, kita ga bakal merasa susah dan males untuk ngelakuin sesuatu disaat kita memang perlu hal tersebut untuk kita lakukan untuk mencapai sebuah impian kita #bijak.

4. Tenang dan percaya kalau kita bisa. OPTIMIS. OPTIMIS. OPTIMIS. OPTIMIS. OPTIK. OPNAME. OPERA. OPELON. OPOR. OPO TOH IKI(?). Hal yang paling penting lagi! Optimis. Yakin, percaya deh, berpikir positif akan mengeluarkan aura-aura positif juga dari tubuh kita yg akan mendukung kita untuk melakukan sesuatu lebih semangat! (?)

5. Sadar bahwa kita ini punya tanggung jwb terhadap orang tua. Mereka yang membesarkan kita, yang susah payah mencari uang untuk pendidikan kita, makan kita, semua-muanya deh. Itu jadi motivasi aku buat belajar juga :D *setuju kata teh listi.

6. Bikin strategi politik #eh. bikin politik belajar! Kaya hari ini kamu mau belajar apa, mending dicicil dan dikira-kira.

7. Bikin suasana belajar menyenangkan :D itu gimana masing2 orang pasti beda-beda. Kalau mau bikin kelompok belajar biar saling ngajarin, kaya kpa ;;) #promosi.

8. Terakhir, berdoa kepada Allah SWT. Berserah diri kepada yg di atas *liat genteng #eh. Kita hanya bisa berikhtiar, yang penting kita bisa melakukan yg terbaik untuk kita. Ikhtiar semaksimal mungkin, pasrah lalu qanaah :) Insya Allah, Allah akan selalu menolong kita.

So, so nice(?) jadi persiapin diri kamu sebaik-baiknya! Saling mendoakan ya, semoga uas kita lancar amin :-D jangan lupa jujur! Allah selalu mengawasi kita dimanapun kita berada~

Salam sejahtera, XOXO


Fenny Clara A.

*dengan sedikit editan dan perubahan kelebayan semata mohon dimaafkan(?)

lagu ciptaan hari ini bersama beben:
"Ada saja alasan, tuk ngga pulang cepet" -nada hokben

Jumat, 27 Mei 2011

MK3 3butes The Everlasting Night

Musik klasik 3butes!!!!!!! WAAAAAAAA BESOK! sayangnya tiketnya udah habis kejual haha.
Hope we can do the best for tomorrow! amin :-D

Kamis, 19 Mei 2011

Random (lagi)

Ingin bikin cerpen lagi! Tapi sekarang lagi susah bikinnya gara-gara ga ada waktunya *emang serasa sok sibuk tapi tapi tapi tapi tap tap games iphone(?)


#curhatsebentar #ngebloglagi

tungguin ya cerpen selanjutnya(?) hahaha. cerpen selanjutnya mau ngegalau soalnya(?) #apasih ._.


ya, dadah! *gajelas

Selasa, 17 Mei 2011

Impian Dinda *final destination(loh)



Aku sedang membaca buku pengetahuan umum yang diberi Teh Dewi dulu. Katanya buku ini sudah didapatnya dari buku-buku sumbangan di sekolahannya. Lumayan, masih bisa dibaca.

“Tok tok tok”, tiba-tiba ada yang mengetuk pintu rumah.

“Assalamualaikum”

“Siapa ya? Suaranya…suara bapak-bapak. Tapi ada apa? Mau ngapain sih?”, bisikku dalam hati. Aku tutup bukuku dan segera membuka pintu. Kuintip lewat jendela. Dan sosok itu, sepertinya aku kenal. Oh iya! Pak Budiman, laki-laki yang waktu itu aku tolong.

“Walaikumsalam”, jawabku sambil membukakan pintu.

“Eh iya nak Dinda ya? Masih inget Bapak kan?”

“Masih pak. Pak Budiman kan? Silahkan masuk pak.”. Aku pun mengajak Pak Budiman masuk ke dalam rumah dan menyuguhkan makanan dan minuman seadanya.

“Duduk pak.”

“Oiya, terima kasih.”

“Maaf pak, ada apa ya kesini? Saya salah apa?”

“Loh, kamu nggak salah apa-apa toh haha. Gini, saya dengar dari teman-teman kamu kalau ayahmu sakit? Apa betul?”

“Hm iya sih pak.”, jawabku gugup.

“Kebetulan saya ini dokter, saya mau menawarkan bantuan untuk membalas jasa kamu kemarin. Ayahmu bisa dibawa ke rumah sakit saya supaya mendapatkan perawatan lebih lanjut. Bagaimana?”. Tawaran yang benar-benar mukjizat dari Allah. Apakah ini memang rezekiku?

“Wah benar pak?”, jawabku kegirangan. “Makasih banyak pak, semoga Allah membalas kebaikan bapak.”

“Oke, kalau begitu kamu bisa ikut saya ke rumah sakit untuk mengurusi berkas-berkas. Nanti langsung ada ambulance untuk jemput ayah kamu kesini. Saya tunggu di luar ya.”

“Iya pak, terima kasih banyak.” Aku pun langsung membereskan baju-baju aku dan ayah sampai tiba-tiba seseorang mendobrak pintu rumah.

“MANA AYAH?” Kang Aldi pun pergi ke kamar tidur ayah. Ku dengar suara teriakannya dan sepertinya ia mencari sesuatu. Tiba-tiba “AYAH!!!”

-------------------------------------------------------------------------------

Semenjak kehilangan ayah, Kang Aldi berubah. Ia jadi sering murung. Ya, ayah meninggal karena serangan jantung setelah kakak membentaknya. Sekarang aku tinggal di rumah Teh Dewi karena setelah ayah meninggal banyak rentenir yang datang ke rumah bahkan rumah kami disita dan kami pun terlantar begitu saja.

Aku sudah mulai sekolah. Putra, Tiwi, Lewi, dan Putri selalu mendukungku. Aku mengejar ketinggalan pelajaran di sekolah. Alhamdulillah, Allah selalu memberiku kemudahan dibalik kesulitan. Teh Dewi sering mengajakku mengikuti olimpiade biologi, pelajaran kesukaanku. Sekarang aku sudah hampir lolos tingkat nasional. Aku dan teman-teman pun fokus untuk mengikuti UN. Masih ingat Pak Budiman? Sekarang sekolah kolongku sudah dibangun dan kami belajar dengan layak berkatnya. Meja-meja sudah ada dan anak-anak pun diberinya seragam dan peralatan tulis lengkap. Di sinilah, kami memulai lembaran baru untuk menggapai mimpi kami masing-masing.

-------------------------------------------------------------------------------

“Dok, pasien kamar 2013 terkena serangan jantung dan sekarang ia di ruang ICU.”

“Saya langsung kesana. Tolong siapkan peralatan.”

Jadi, beginilah aku sekarang. Aku seorang dokter di rumah sakit yang aku bangun sendiri. Kehidupan yang kujalani sejak kecil mendidikku untuk terus tidak berhenti mengejar impianku. Impianku untuk merawat orang lain dengan penuh kasih sayang seperti ibu. Dan tidak menyia-nyiakan nyawa seperti yang ayahku alami. Dan aku akan ikhlas melakukan semua itu. Aku hidup bahagia bersama Putra dan dua anak kami yang kembar. Kang Aldi sekarang sudah mempunyai pekerjaan, ia tinggal bersama istrinya di Jakarta.

-------------------------------------------------------------------------------

Ku taruh bunga mawar itu di atas nisan ibu. Hari ini hari ulang tahunnya. Selama ini aku tak pernah lupa untuk memberinya bunga mawar yang kubeli di toko bunga langganan kami.

“Selamat ulang tahun bu! Ini bunga mawar kesukaan ibu. Semoga ibu selalu bahagia disana. Aku harap ibu bisa melihatku sekarang, memelukku, dan menciumku. Aku berhasil bu. Berkat ibu, aku bisa menjalani hidup. Aku kuat karena ibu. Aku bisa mencoret tulisan-tulisan impianku satu persatu karena ibu. Terima kasih bu atas semuanya. Aku sayang ibu selamanya.”

Air mata itu, menetes tepat diatas nisannya. Kupejamkan mata dan kurasakan perasaan yang luar biasa. Perasaan yang tak bisa kugambarkan dengan kata-kata. Hari itu seolah dunia tersenyum padaku dan memberi tahu bahwa ibu pun tersenyum bangga padaku disana. Impianku, terlaksana. Mission completed!


 

(c)2009 Fe Cl Ar. Based in Wordpress by wpthemesfree Created by Templates for Blogger